CARI

Tampilkan postingan dengan label Kanker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kanker. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Mei 2012

Kanker Kulit

Kanker kulit adalah pertumbuhan sel yang tidak normal di jaringan kulit, umumnya karena banyak tersengat terik matahari atau dampak radiasi ultraviolet (UV). Namun dalam banyak kasus, kanker kulit juga muncul di bagian tubuh yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Ada 3 jenis kanker kulit yakni karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa dan melanoma. Karsinoma baik sel basal maupun skuamosa lebih sering ditemukan, sementara melanoma merupakan kanker ganas yang mampu menyebar dengan sangat cepat ke bagian tubuh lainnya.

Penyebab

Sebagian besar kerusakan Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) yang memicu kanker kulit merupakan dampak radiasi ultraviolet (UV), baik dari matahari maupun alat-alat untuk membuat kulit tampak coklat. Namun berbagai sebab lain yang belum diketahui juga bisa membuat sistem kekebalan tubuh menurun sehingga rentan terkena kanker kulit.

Kanker kulit muncul dengan gejala yang bermacam-macam tergantung jenisnya.

Karsinoma sel basal

Benjolan bening dan mengkilat
Luka berwarna coklat atau seperti daging yang bentuknya rata

Karsinoma sel skuamosa

Bercak kemerahan yang terasa lembut jika diraba
Luka kering yang bersisik atau berkerak dan bentuknya rata

Melanoma

Bercak melebar dengan warna lebih gelap dari sekitarnya
Tahi lalat yang berdarah atau berubah warna dan ukurannya
Bercak seperti bekas luka dengan pinggiran tidak rata, warnanya merah, putih, biru atau kehitaman
Bercak di telapak dan punggung tangan, jari tangan atau kaki, atau membran mukosa di sekitar mulut, hidung, vagina dan anus.




Untuk Pengobatan Tentang Kanker silahkan
Call : 083190644231
»»  read more

Kanker Kerongkongan

Kanker Kerongkongan Kanker kerongkongan biasanya dimulai dalam sel-sel yang melapisi bagian dalam kerongkongan. Terserang kanker dapat terjadi di mana saja di sepanjang kerongkongan.

Penyebab

Tidak jelas apa yang menyebabkan kanker kerongkongan. Kanker Kerongkongan terjadi ketika sel-sel di kerongkongan mengalami mutasi dan tumbuh tak terkendali. Sel abnormal yang terakumulasi membentuk tumor di esofagus yang dapat tumbuh di dekatnya untuk menyerang struktur dan menyebar ke bagian lain dari tubuh.

Gejala

Tanda dan gejala terserang kanker termasuk:
* Kesulitan menelan
* Berat badan turun
* Nyeri dada
* Kelelahan

Pengobatan

Pengobatan yang diterima untuk terserang kanker didasarkan pada jenis sel yang terlibat dalam kanker, kanker panggung, kesehatan secara keseluruhan dan preferensi sendiri untuk pengobatan.



Untuk Pengobatan tentang kanker silahkan
Call : 083190644231 kadri sujono
»»  read more

Kanker Kalenjar Paratiroid

Kanker Kalenjar Paratiroid Kelenjar paratiroid berfungsi mengontrol kalsium dalam tubuh. Ada empat paratiroid kelenjar, masing-masing ada dua di setiap lobus kelenjar tiroid. Semua kelenjar tersebut terletak di pangkal leher.

Kanker paratiroid merupakan jenis kanker yang sangat jarang terjadi. Baik laki-laki maupun perempuan berpotensi terserang kanker ini. Biasanya penyakit ini terjadi pada orang yang berusia lebih tua dari 30 tahun.

Penyebab

Penyebab pasti kanker paratiroid tidak diketahui. Orang dengan neoplasia endokrin multipel tipe I memiliki peningkatan risiko penyakit ini.

Gejala

Gejala kanker paratiroid terutama disebabkan oleh hypercalcemia (tingginya kadar kalsium dalam darah), dan dapat mempengaruhi berbagai bagian tubuh, antara lain:
# Nyeri tulang
# Patah tulang abnormal
# Sering buang air kecil
# Sering haus
# Mual
# Muntah
# Kurang nafsu makan
# Sembelit
# Kelelahan
# Kelemahan otot
# Batu ginjal


Pengobatan

Operasi adalah pengobatan yang dianjurkan untuk kanker paratiroid. Terkadang jika tidak dilakukan pembedahan sulit diketahui apakah tumor paratiroid kanker atau tidak.

Jika tes sebelum operasi dapat menemukan kelenjar yang mencurigakan, operasi dapat sepihak (dilakukan pada satu sisi leher). Jika tidak mungkin untuk menemukan masalah kelenjar sebelum operasi, ahli bedah akan melihat kedua sisi leher.
»»  read more

Kanker Indung Telur

Kanker Indung TelurBanyak kasus kanker indung telur banyak dialami oleh wanita usia 50-70 tahun. Kanker ini menyerang tidak hanya indung telur tapi berpotensi menyebar ke bagian lain termasuk panggul dan perut, bahkan bisa mencapai paru-paru dan hati.

Penyebab

Hingga kini penyebab pasti dari kanker ini belum diketahui.

Para dokter memprediksi bahwa ada beberapa faktor resiko yang memungkinkan terjadinya kanker indung telur. Pemakaian obat kesuburan, pernah mengidap kanker payudara, riwayat keluarga yang menderita kanker payudara, serta riwayat keluarga yang menderita kolon, diduga menjadi faktor-faktor yang memungkinkan terjadinya kanker ini.

Gejala

Gejala dari kanker ini bisa diketahui dari keluhan penderita pada bagian bawah perut, ovarium yang membesar, di dalam perut terkumpul banyak cairan, berat badan penderita menurun. Gejala lain bisa berupa, panggul yang terasa berat, siklus menstruasi yang abnormal, dan pendarahan pada vagina.

»»  read more

Kanker Darah (Leukemia)

Kanker Darah Leukemia adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih. Sunsum tulang ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga tipe sel darah. Diantaranya sel darah putih yang berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi. Sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke dalam tubuh. Platelet bagian kecil sel darah yang membantu pembekuan darah.

Penyebab

Leukemia terjadi manakala satu atau lebih sel darah putih mengalami kerusakan DNA.

Gejala

Leukemia muncul pada diri seseorang sejak kecil. Penyakit ini juga ditandai dengan beberapa gejala; mudah terserang penyakit, infeksi, anemia, dan pendarahan, nyeri tulang dan persendian, nyeri perut, pembengkakan kelenjar limpa, kesulitan bernafas.

Pengobatan

Penanganan dan pengobatan leukemia antara lain dengan; chemotherapy/intrathecal medications, therapy Radiasi. Metode ini sangat jarang sekali digunakan, transplantasi bone marrow (sumsum tulang), pemberian obat-obatan tablet dan suntik, transfusi sel darah merah atau platelet.
»»  read more

Kanker Anal

KANKTERKanker anal adalah tumor ganas di saluran anal. Kanker ini sering menyerang anus sfingter dan menyebar ke rektum.

Penyebab :

Penyebab pasti dari kanker anal belum diketahui secara pasti. Namun ada dugaan bahwa kanker anal berkaitan dengan HIV/AIDS. Hubungan antara HIV/AIDS kemungkinan karena hubungan seksual melalui anal.

Gejala :

Gejala umum yang timbul antara lain pendarahan dari dubur dan dubur sakit.

Pengobatan :

Salah satu perawatan yang dapat dilakukan adalah dengan bedah. Jika kanker telah menyebar maka perlu radiasi untuk membunuh sel-sel kanker.
»»  read more

Rabu, 02 Mei 2012

Bisakah Cegah Kanker dengan Konsumsi Air Fermentasi Alga

Saya mencoba rutin minum air fermentasi alga putih yang katanya dari Jepang karena banyak yang bilang itu bagus untuk kesehatan dan pencegahan kanker.

Alga tersebut diberi air, gula dan kismis agar membentuk air fermentasi. Apakah hal tersebut dibenarkan secara medis? Adakah efek buruknya?

Yody (Pria Menikah, 32 Tahun), yodyXXXXXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 175 Cm dan Berat Badan 80 Kg

Jawaban

Tidak masalah. Minuman tersebut berguna sebagai supplemen kesehatan. Tapi yang harus diingat untuk mencegah penyakit harus juga memperhatikan konsumsi makanan dan keadaan lingkungan sekitar, serta melakukan pola hidup sehat.

Prof. Dr. Li Yuan Zhong
Adalah dokter di Rumah Sakit Modern Hospital Cancer, Guangzhou yang merupakan rumah sakit swasta yang telah diakui Departement Kesehatan Pemerintah China, dibawah naungan yayasan group 'Bo Ai'.
»»  read more

Mata Terus Berair Karena Mengidap Kanker Langka

 KankerMata kiri Tasha Jilka terus berair, yang ia kira merupakan reaksi alergi terhadap kosmetik atau cuaca musiman. Namun jauh dari alergi kosmetik, penyakit aneh yang ia alami mengubah hidupnya karena kemudian didiagnosis dengan kanker langka.

Mata Tasha Jilka (19 tahun) terus berair disebabkan karena kanker langka yang disebut olfactory neuroblastoma, yang tumbuh di bagian belakang hidung dan menyebabkan dokter harus merekonstruksi seluruh wajahnya.

Penderitaanya dimulai pada Mei 2008, ketika ia masih berusia 16 tahun. Diagnosis kanker langka akhirnya dibuat setahun setelah ia pertama kali mengalami gejala mata berair.

"Mata kiri saya sangat berair tapi saya kira itu hanya karena make-up. Tapi itu semakin parah dan saya memutuskan untuk pergi ke dokter umum," jelas Tasha Jilka, yang berasal dari Leicester, Inggris, seperti dilansir Dailymail, Rabu (2/5/2012).

Selain karena alergi kosmetik, Tasha juga mengira kondisinya karena pilek dan cuaca yang akan hilang dengan sendirinya. Namun karena setelah beberapa lama tidak kunjung membaik, ia pun berkonsultasi ke ahli optik tetapi tidak menemukan apa-apa.

Empat bulan kemudian, kondisi matanya semakin memburuk dan ia dirujuk ke rumah sakit Cambridgeshire, karena ia tinggal dekat sana pada waktu itu.

Tasha menjalani operasi untuk membersihkan saluran air matanya yang terblokir, tetapi masih saja tiak memecahkan masalahnya. Pada tahun 2009, ketika ia dan keluarga pindah ke Leicester, ia kembali berkonsultasi ke dokter dan dirujuk ke spesialis di Leicester Royal Infirmary.

"Saya menjalani tes mata yanag sama tetapi dokter pada waktu itu juga mendongakkan hidung saya dan melihat adanya benjolan," lanjut Tasha.

Biopsi dilakukan dan beberapa waktu kemudian Tasha didiagnosis kanker langka. Pada bulan Mei 2010 Tasha menjalani operasi untuk mengangkat tumor.

Saat itu kondisinya begitu parah sehingga dokter bedah harus merekonstruksi hidungnya dan dia masih mengalami masalah dengan penglihatan pada sebelah mata.

Dia telah menjalani dua operasi besar, satu untuk menghilangkan tumor dan yang kedua untuk membangun kembali hidungnya. Itu juga membuat bentuk wajahnya berubah.

"Saya merasa jika bisa didiagnosa lebih awal dan diketahui lebih lanjut tentang gejala-gejalanya, saya tidak mungkin harus menjalani dua operasi besar tersebut. Saya telah kehilangan banyak rasa di wajah saya dan rasa penciuman," ujar Tasha.

Tasha pun sekarang mendukung kampanye Teenage Cancer Trust untuk meningkatkan kesadaran kanker pada anak-anak muda
»»  read more